December 5, 2016

Model - Model Pembelajaran Inovatif Beserta Langkah Praktis Penerapannya

Perencanaan adalah suatu proses yang sangat penting. Guru yang gergelut di bidang pendidikan tentu sudah tidaj asing lagi apa yang namanya RPP. Setiap RPP dari a - z merupakan point-point penting yang saling berkaitan menjadi satu kesatuan yang utuh. Kegiatan awal, kegiatan inti, sampai kegiatan akhir pastilah sudah terperinci.


Model-model pembelajaran inovatif

Untuk melengkapi hal itu model pembelajaran yang dipilih haruslah yang sesuai dengan apa yang akan diterapkan nantinya atau kemampuan apa dari siswa yang ingin guru lihat.

Dari beberapa Model pembelajaran kali ini limaklik.com memperkenalkan model-model pembelajaran inovatif beserta langkah praktis penerapannya.


Yuk kita simak :

1. Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw

Langkah-langkahnya :

a. Membagi dalam kelompok kecil (4-5 orang)

b. Memilih ketua kelompok

c. Membagi pembelajaran menjadi lima/enam segmen

d. Menugaskan siswa mempelajari semua tugas dalam kelompok

e. Membentuk kelompok ahli (baru) untuk setiap segmen yang sama, diskusi, dan menyiapkan presentasi

f. Mengembalikan siswa keklompok asal

g. Tim ahli dari setiap kelompok kembali ke kelompoknya, menyajikan, dan mendiskusikannya dalam kelompoknya

h. Evaluasi
 

2. Teaching Game Team (TGT)

Langkah-langkahnya :

a. Guru memberi penjelasan umum tentang materi pelajaran

b. Siswa di kelompokkan 5-6 orang

c. Selanjutnya siswa dapat mendiskusikan materi yang sudah disajikan dalam handout

d. Satu kelompok bertanya pada kelompok yang ditunjuk tentang materi pelajaran, kalau tidak terjawab dilempar ke kelompok lain tanpa penambahan nilai

e. Demikian bergantian saling bertanya antar kelompok siswa dan guru mengevaluasi dan menyimpulkan pembelajaran

f. Evaluasi dilakukan untuk menilai keberhasilan pembelajaran (proses dan hasil)

3. Think Pair Share (TPS)

Langkah-langkahnya :

a. Siswa di kelompokkan 4 - 5 orang

b. Guru memberikan masalah yang dapat dipelajari dari buku/bahan cetakan (handout)

c. Siswa masing-masing memikirkan jawaban masalah

d. Siswa membagi pikiran dengan temannya dalam kelompok dan kelompok secara keseluruhan

e. Tuntas dalam kelompok, berbagi pemikiran dalam kelompok

f. Siswa bersama guru menyimpulkan jawaban terhadap masalah

g. Evaluasi proses dan hasil pembelajaran

4. Number Head Together (NHT)

Metode ini merupakan pengembangan dari Teaching Game Team dengan ciri pembelajaran kelompok melalui penyelesaian tugas dengan saling membagi ide.Tujuannya adalah meningkatkan intensitas diskusi dalam kelompok, kebersamaan, kolaborasi.

Langkah-langkahnya :

a. Siswa dibagidalam dua kelompok, dimana siswa dalam kelompoknya memiliki nomor masing-masing.

b. Guru memberikan tugas kepada masing-masing kelompok

c. Tugas diselesaikan kelompok, setiap anggota harus memahami jawaban tugas

d. Guru memanggil sisswa untuk menjawab tugas

e. Example Non Example Langkah-langkahnya

f. Guru mempersiapkangambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran

g. Guru menempelkan gambar di papan atau di tayangkan melalui LCD

h. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperhatikan / menganalisa gambar yang ditampilkan

i. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa , hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas

j. Tiap kelompok diberi kesempatan membaca hasil diskusinya

k. Mulai dari kelompok/hasil diskusi siswa , guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai

l.Kesimpulan

5. Bertukar Pasangan

Langkah-langkahnya :

a. Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru bisa menunjukkan pasangannya atau siswa menunjukkan pasangannya)

b. Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas bersama pasangannya

c. Setelah tugas selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lainnya.

d. Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan. Pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mengukuhkan jawaban mereka masing-masing.

e. Temuan baru yang didapatkan dari pertukaran pasangan sebelumnya kemudian dibagikan atau didiskusikan kembali kepada pasangan semula

f. Tipe Round Robin Brainstorming Langkah-langkahnya

g. Guru membagi siswa kedalam kelompok 4 - 5 orang. Satu orang bertindak sebagai pencatat.

h. Guru mengajukan pertanyaan / masalah. Setiap kelompok mendapat giliran menjawab pertanyaan.
i. Siswa pencatat, mencatat semua jawaban dari setiap kelompok.

j. Hasil catatan didiskusikan bersama untuk memperoleh kesimpulan akhir

k. Evaluasi keberhasilan (proses dan hasil).


Jadi demikianlah model - model pembelajaran inovatif beserta langkah praktis penerapannya. Kalau  Bapak/Ibu guru sudah pakai yang mana niih?

Silahkan koment di bawah jika ada didiskusikan. Untuk model pembelajaran inovatif yang lain tunggu postingan berikutnya. Jangan lewatkan pula Model Pembelajaran Penemuan untuk dibaca.