Soal Olimpiade Matematika SD dan Cara Pembahasan yang Mudah

Kata Olimpiade bagi golongan pelajar dan pendidik tentunya kata yang tidak asing lagi untuk didengar karena secara turun temurun disetiap tahunnya pasti dilaksanakan.

Di SD setidaknya kelas 4 atau kelas 5 bagi anak yang memang mampu dibidangnya pastinya menyimpan harapan besar untuk bisa diikutkan dalam ajang kompetisi olimpiade baik itu olimpiade matematika maupun olimpiade IPA yang tentunya dilakukan seleksi mulai dari tahap sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan barulah ke tingkat pusat.

Hal yang sangat membanggakan jika bisa lolos disetiap tahap yang diselenggarakan. Apalagi bisa maju sampai ke tingkat Nasional itu adalah hal yang luar biasa bagi siswa itu sendiri dalam ajang olimpiade.

Untuk mencapai semua itu tentunya bukanlah hal yang sangat mudah, begitu di ucapkan bisa saja langsung dapat. Disini niat dan ketulusan untuk berbuat merupakan hal dasar yang harus dipupuk atau ditanamkan sejak dini.

Hasil tanpa kerja itu mustahil untuk digapai. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah dengan banyak berlatih soal – soal. Baik didapat dari buku ataupun dari internet yang banyak bertebaran tentang soal – soal olimpiade SD.

Kali ini saya akan mencoba membahas soal – soal dasar olimpiade matematika SD dan cara pembahasannya  agar bisa berpikir selektif dalam memahami setiap pertanyaan yang diajukan. jika ingin melihat soal olimpiade yang lainnya bisa di soal olimpiade matematika SD pilihan ganda

Semua soal yang ada sebanyak 5 buah soal uraian yang perlu sedikit pemikiran kritis untuk bisa menemukan jawabannya.

Soal olimpiade matematika SD

Contoh soal olimpiade Matematika SD yang akan dibahas  

Soal No. 1
Tentukan banyaknya bilangan bulat yang habis dibagi 12 dari 2000 – 2003!

Pembahasan:
Kata kunci dari soal itu adalah yang habis dibagi. Jika ada bilangan yang habis dibagi itu berarti bilangan itu bisa dicari dengan menggunakan konsep kelipatan yang selalu didapat di SD mulai dari kelas 4. Jadi dalam untuk menemukan jawabannya carilah bilangan diantara 2000 s.d 2003 itu dengan konsep kelipatan. Contoh sederhananya: 36 itu adalah kelipatan 12 sebab 36 adalah habis dibagi 12 yang hasilnya adalah 3. Bisa juga 3 x 12 = 36.

Soal No 2.
Berat sebuah  kotak kecil, dua kotak sedang, dan sebuah kotak besar bersama-sama adalah 10 kg. Berat satu kotak kecil, dua kotak sedang, dan dua kotak besar bersama-sama adalah 15 kg. berapa berat dua kotak kecil dan empat kotak sedang bersama-sama?

Pembahasan:
Untuk soal ini buatlah ilustrasi dengan menggunakan kalimat matematika. Misalkan :
1 KK + 2KS + 1 KB = 10 kg dan pembandingnya adalah 1 KK + 2KS + 2 KB = 15 kg. Dengan membuat seperti itu maka jawaban sudah didepan mata.

Soal No 3
Pak Gatot memberikan uang kepada istrinya sebesar Rp 240.000. Dua pertiga dari uang yang masih dimiliki Pak Udin diberikan kepada anaknya. Jika sisa uang Pak Gatot sekarang Rp. 195.000 berapa rupiahkah uang yang dimiliki Pak Gatot pada mulanya?

Pembahasan
Soal ini bermain pada perkalian pecahan yang sedikit dimodif untuk bisa berpikir lebih kritis lagi. 2/3 diberikan pada anak itu artinya 1/3 lagi adalah sisanya yang Rp. 195.000. Jadi dari 1/3 itulah kita dapat mencari jawabannya.

Soal No. 4
Ade dan Tomi sedang membicarakan uang mereka. Kata Ade, “kalau kamu memberi aku Rp 1000, uang kita akan sama banyak”. Tomi membalas, “kalau kamu memberi aku Rp 1000, uangku akan menjadi dua kali uang kamu”. Berapa banyakkah uang meraka keseluruhannya?

Pembahasan :
Disini perlu pemikiran yang lebih dalam menganalisa soal. Pakaialah logika berpikir untuk memecahkannya. Misalkan kita andaikan uang Ade adalah Rp. 2000 tentunya uang Tomi harus Rp. 4.000. Ada selisih 2 x kenapa? Karena ang Tomi jika diberikan ke Ade harus sama.

Tetapi harus juga ada timbal baliknya ketika Ade yang memberikan uang, Uang Tomi besarnya 2 kali lipat dari uang Ade. Dengan penerapan seperti itu sampai ditemukan yang benar-benar pas sesuai soal dan itulah jawabannya.

Soal No. 5
Pada Pesta kemenangan olimpiade matematika SD semua anak mendapatkan  permen. Kalau setiap anak mendapat 5 permen, akan ada sisa 10 permen. Kalau setiap anak mendapat 6 permen, akan ada kurang 2 permen. Ada berapa banyak permen yang tersedia di pesta olimpiade matematika tersebut?

Pembahasan
Soal ini sebenarnya hampir mirip dengan soal no 4 hanya saja lebih dituntut untuk berpikir yang kreatif saja.
Misalkan : banyak anak yang ada adalah 10 orang maka akan menjadi
10 x 5 = 50, maka 50 + 2 = 52
10 x 6 = 60, maka 60 – 2 = 58

Jika banya anak adalah 9 orang
9 x 5 = 45, maka 45 + 2 = 47
9 x 6 = 54, maka 54 + 2 = 52

Jika banyak anak adalah 8 orang
8 x 5 = 40, maka 40 + 2 = 42
8 x 6 = 48, maka 48 – 2 = 46

Sekarang lihatlah pola selisihnya antara pernyataan 1 dengan yang ke-2 di setiap orang yang sama.
Untuk orang yang jumlahnya 10 selisih hasil 6, orang yang jumlahnya 9 selisih hasil 5, dan orang yang jumlahnya 8 selisih hasil adalah 4.

Dengan memperhatikan hal itu maka jawabannya nanti adalah apabila selisih hasil adalah 0 (nol)

Jadi begitulah sedikit pembahasannya semoga saja bisa menjadi referensi dalam melatih anak didiknya di masing - masing sekolah.

Untuk jawabannya silahkan ikuti cara pembahasannya dan apabila bisa memecahkannya itu berarti para pembaca yang budiman ataupun yang berkepentingan dengan soal tersebut sudah berhasil memahaminya.

Hasil jawaban juga bisa dituliskan di kolom komentar untuk didiskusikan bersama.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Soal Olimpiade Matematika SD dan Cara Pembahasan yang Mudah"

Posting Komentar

Kami hanya berbagi informasi, jika ada yang salah atau kurang pas dan ada yang didiskusikan silahkan berkomentar dengan sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel